
Chapter 12 : PERTEMPURAN LUAR BIASA
Luar biasa! Gogeta dan Rigor saling serang dengan dahsyatnya. Keduanya
terlihat sama kuat. Mereka saling jual beli pukulan dan tendangan.
Betul-betul suatu pertarungan yang luar biasa mengingat pancaran tenaga
mereka justru semakin meningkat. Keduanya saling terkena pukulan
lawannya masing-masing dan saling membalas pukulan hingga pada suatu
kesempatan Gogeta terlihat lengah. Hal
itu langsung dimanfaatkan oleh Rigor dengan menarik baju Gogeta dan
mendaratkan suatu pukulan super hingga darah mengalir deras dari mulut
Gogeta. Akan tetapi Gogeta tidak menyerah, dia kembali menyerang Rigor.
Keduanya terlibat pertempuran yang sengit di udara dan sama-sama tidak
mau kalah. Rigor kembali unggul dengan mencengkeram wajah Gogeta dan
mendorongnya ke bumi dengan keras. Merasa tak puas, Rigor kembali
menarik dan menyeret wajah Gogeta di sepanjang area pertempuran. Rigor
semakin memperlihatkan superioritasnya , dia mengirimkan pukulan yang
sangat kuat ke arah Gogeta hingga tubuh Gogeta terpental jauh dan
menabrak batu-batu karang sampai hancur. Gogeta terlihat kewalahan
menghadapi Rigor, dia tak mengira kalau dirinya akan terpojok seperti
itu.
Sementara itu di dunia Kaioshin, Old Kaioshin masih
menonton pertarungan antara Rigor vs Gogeta. Old kaioshin sudah mengira
kalau Gogeta akan kewalahan menghadapi Rigor karena menurutnya kekuatan
Rigor tetap lebih besar dari kekuatan Gogeta. Mendengar hal itu, Kibito
Kai sangat kaget dan tidak percaya. Disisi lain Rigor sedang menunggu
Gogeta untuk berdiri. Justru dia tertawa dan mengolok-olok Gogeta.
Akhirnya, Gogeta dapat berdiri kembali. Rigor cukup terkesan dengan
kekuatan yang dimiliki Gogeta sehingga Gogeta dapat mengimbangi dirinya.
Walaupun begitu, Rigor tetap mengklaim bahwa dirinya akan menang. Hal
itu dibantah oleh Gogeta sehingga membuat Rigor semakin merasa geli.
Rigor mengatakan kepada Gogeta bahwa dirinya akan semakin kuat jika
terus bertarung dan mengulur-ulur waktu seperti itu dalam pertarungan.
Yaa, Rigor itu memang seperti Broly, kekuatannya akan terus meningkat
setiap waktu meskipun dia tidak berlatih.
Gogeta semakin
terjepit karena waktu fusion dirinya hampir habis, dia juga telah
kehabisan banyak tenaga. Akhirnya, Rigor bersiap-siap akan mengeluarkan
sebuah jurus untuk mengalahkan Gogeta. Sebuah jurus yang menjadi jurus
simpanannya selama ini. Tiba-tiba tubuh Rigor dipenuhi cahaya, pancaran
tenaganya semakin besar. Rigor akan mengeluarkan jurus Chou Shokubutsu
Hou dengan kekuatan penuh. Dia benar-benar akan membunuh Gogeta. Dengan
tingkat kekuatan seperti itu, sebenarnya Rigor belum dapat mengontrol
jurus tersebut dengan sangat baik, tetapi Rigor sudah tidak peduli.
Baginya, yang terpenting adalah melenyapkan Gogeta. Rigor juga mengakui
kehebatan Gogeta sampai-sampai dirinya harus mengeluarkan jurus
andalannya tersebut yang ternyata belum pernah digunakan oleh Rigor
sebelumnya.
Semakin lama pancaran tenaga Rigor semakin besar.
Dia sedang menghimpun kekuatan penuh untuk jurusnya tersebut.Tak mau
dirinya dikalahkan begitu saja, Gogeta juga mengeluarkan kekuatan
penuhnya. Kontan saja, Rigor kaget karena Gogeta masih mempunyai
kekuatan sebesar itu. Ternyata Gogeta juga bersiap akan mengeluarkan
sebuah jurus andalannya, yaitu Big Bang Kamehameha. Gogeta juga akan
mengerahkan kekuatan penuh untuk jurusnya tersebut. Pancaran tenaga
Gogeta semakin membesar, Gogeta sedang menghimpun kekuatan penuh untuk
disalurkan ke jurus andalannya tersebut untuk menghalau jurus dari
Rigor. Pancaran keduanya semakin membesar dan telah bersiap dengan jurus
andalannya masing-masing. Bumi pun bergoncang dan bergetar sangat
hebat. Akhirnya…
Rigor…….Chou Shokubutsu Hou……….!!!
Gogeta…Big Bang Kamehameha………!!!